5 Cara Bedakan Madu Asli Dan Palsu

5 Cara Bedakan Madu Asli Dan Palsu

 

Madu di kenal dengan manfaat dan khasiatnya. Tak heran bila banyak orang yang mencarinya. Cairan manis dan kental hasil produksi lebah ini juga diyakini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Namun sayangnya banyak pihak yang melakukan kecurangan demi mendapatkan keuntungan besar dengan mencampur madu asli dengan gula maupun pemanis buatan yang membuat madu tidak murni lagi. Bagi penderita diabetes biasanya mereka menggunakan madu sebagai gantinya gula atau pemanis alternatif. Nah pasti akan berakibat fatal jika salah membeli madu palsu yang sudah dicampur gula tadi. Untuk kamu penggemar madu, kamu harus bisa membedakan mana madu yang asli dan madu yang palsu ya!.

Berikut 5 cara bedakan madu

1. Pertama cek kekentalan madu
Sebelum membeli, biasanya penjual mempersilahkan pembeli untuk mencobanya terlebih dahulu. Pada tester yang diberikan, cobalah masukan sendok atau pengaduk ke dalam madu. Kemudian angkat sendok kira-kira 5-10 cm dari tempatnya.
Madu yang berkualitas, cairanya tidak akan putus-putus. Madu asli tidak akan putus aliranya saat di tuang karena memiliki tekstur yang sangat kental. Sebaliknya, kalo madu pada saat di tuang aliranya mudah putus berarti madu itu tidak murni atau sudah tercampur dengan gula atau pemanis lainnya.


2. Cek menggunakan air putih
Cara lain yang bisa kamu coba adalah dengan mencelupkan madu ke dalam air. Madu yang asli tidak akan mudah larut dan akan langsung jatuh ke dasar gelas yang telah diisi air putih. Sebaliknya, madu yng palsu tidak mudah larut dan terapung diatas permukaan air.

3. Meneteskan madu dipermukaan kertas
Kertas yang telah dilapisi madu asli tidak akan mudah robek atau tembus ke sisi sebaliknya. Tetapi jika kertas yang telah diolesi madu mudah tembus, bisa saja sudah dicampur gula atau sudah tidak murni lagi.

4.Madu asli tidak akan terkristalisasi
Kalo kamu sudah terlanjur membeli madu, kamu bisa mencoba memanaskanya dengan lilin atau api kecil dan lihat apakah madu itu menjadi kristal atau tetap berbentuk cair. Jika madu yang kamu panaskan berubah menjadi butiran kristal berarti kamu telah membeli madu palsu, karena madu yang telah bercampur dengan gula akan mengkristal atau menggumpal jika dipanaskan. Jika tetap pada wujudnya cair dan kental berarti madu yang kamu beli adalah madu asli.


5. Jangan menyimpan madu di lemari es
Madu yang asli tidak akan membeku di dalam lemari es, namun berbeda dengan madu campuran akan membeku bila di letakan di dalam lemari es atau kulkas. Untuk menjaga kemurnian madu sebaiknya kamu tetap menyimpannya di suhu ruangan karena jika kamu simpan di lemari es suhu lemari es lebih rendah dan akan membuat wadah tempat menyimpan madu berembun. Kalau embun berupa tetesan air ini tercampur dengan madu, maka akhirnya akan sama dengan madu yang telah dicampur air, sudah tidak murni lagi.

Nah sekarang kamu sudah tahu kan cara membedakan madu asli dan madu palsu? perhatikan juga ya cara menyimpannya untuk menjaga kemurnian madu yang ada di rumahmu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel